Pages

Wednesday, November 9

Interview: Racer Cycle Bagi Bagi CD Gratis

Ada satu hal yang terus berputar di benak saya ketika mendengar cerita tentang aksi membagi-bagi EP yang dirilis dalam bentuk fisik, secara gratis oleh Racer Cycle.

Bagi saya, hal tersebut adalah langkah yang cukup gila! Yah, ditengah kondisi dimana masih sangat banyak saya menemukan keluhan dari band-band Medan lain, tentang betapa susahnya membuat rilisan, Racer Cycle malah membagi rilisan mereka secara gratis!

Baiklah, langsung saja simak wawancara saya dengan mereka.





WAVE  : Menurutku, aksi membagi-bagi EP kalian itu adalah langkah yang cukup gila! Apa sih hal yang mendorong kalian untuk melakukan hal tersebut?

Racer Cycle : Hal yang mendorong kami membagi-bagi EP secara gratis sebenarnya sederhana, kami ingin memberi sesuatu untuk scene hardcore Medan. Setelah empat tahun kami terbentuk, dan melewati berbagai hal di dalam perjalanan kami sebagai sebuah band, kami ingin mengenalkan siapa itu Racer Cycle, musik seperti apa yang kami mainkan, dan membuktikan kalau kami bisa berkarya.

WAVE  : Hmm, tetap saja aku masih merasa langkah yang kalian lakukan itu cukup gila, karena seperti kita tahu, untuk membuat rilisan, kita pasti terbentur dengan masalah dana, ongkos produksi, bagaimana kalian mengatasi hal tersebut?

Racer Cycle : Untuk pertanyaan tersebut, jawaban kami singkat, kami memiliki keinginan yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan hambatan seperti uang, teknis, kemasan, dan sebagainya. Intinya adalah komunikasi yang baik diantara sesama personil, karena kami menyadari bahwa untuk mampu membuat rilisan, harus ada rasa kolektif yang kuat diantara sesama personil.


WAVE  : Baiklah, sekarang kita berbicara mengenai EP kalian, bisa kalian ceritakan pengaruh musik apa yang kalian dengar saat mengerjakan EP ini, dan bercerita tentang apa lirik yang kalian tulis?


Racer Cycle : Saat mengerjakan EP ini, kami banyak mendengarkan band-band seperti Hatebreed, Terror, dan First Blood. Sementara itu, untuk lirik bercerita tentang hal-hal yang sifatnya kritik, baik itu tentang kehidupan sehari-hari, kondisi scene, hingga pemerintah.

WAVE  : Hmm, bagaimana dengan kendala yang kalian hadapi dalam pengerjaan EP ini?

Racer Cycle : Kendala pasti ada, terutama kendala teknis, tapi pada akhirnya bisa kami hadapi.


WAVE  : Jadi, apa yang kalian harapkan dari rilisnya EP ini?/

Racer Cycle : Tidak muluk-muluk, EP ini adalah salah satu bentuk pengenalan kami kepada teman-teman yang ingin mengetahui seperti apa musik Racer Cycle. Kami juga berharap, dengan rilisnya EP ini, kami bisa lebih diapresiasi oleh teman-teman semua.

WAVE  : Oke, sekarang aku ingin bertanya hal diluar dari EP ini. Kita tahu perkembangan scene, terutama hardcore, sedang sangat tinggi. Banyak band-band baru bermunculan, bagaimana tanggapan kalian terhadap hal ini?

Racer Cycle : Betul, hal tersebut bagi kami adalah sesuatu yang sifatnya positif, kami jadi memiliki banyak teman, dan tentu membuat kami menjadi semakin bersemangat. Kami tidak ingin terlalu ambil pusing, apakah band itu muncul karena hardcore sedang tren, atau memang sungguh-sungguh dari passion mereka sendiri. Bagi kami, selama kita memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang positif, maka hal tersebut bukanlah menjadi masalah yang berarti.

WAVE  : Bagaimana dengan perbedaan, atau gap yang terdapat di dalam komunitas?

Racer Cycle : Kami melihat perbedaan itu hanya sebatas beda tongkrongan saja, kami sendiri tidak membatasi diri, dan ingin membaur ke semua, tidak ada batasan dan masalah terhadap hal ini.

WAVE  : Terakhir, apa hal yang ini kalian sampaikan sebagai penutup wawancara sore ini?

Racer Cycle : Yah, semoga harapan kami dengan rilisnya EP ini bisa terwujud, kami semakin diapresiasi. Untuk band-band yang baru muncul, terus kembangkan musik kalian, pahami dan eksplor roots lebih jauh.  

TEKS: Fandi Abdullah
FOTO: T. Furqan Ahmadi

0 comments:

Post a Comment